Ringkasan

  • Suntik immune booster adalah proses penyuntikan atau injeksi yang berfungsi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar kuat melawan infeksi;
  • Immune booster injection dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu intramuskular (lewat otot) atau intravena (lewat pembuluh darah);
  • Suntik immune booster cocok diberikan untuk pasien usia 17 tahun ke atas hingga lansia, terutama yang daya tahan tubuhnya sedang menurun atau tidak fit;
  • Sebaiknya berikan jeda seminggu sebelum suntik immune booster ulang untuk mencegah nyeri dan rasa tidak nyaman berlebihan pada kulit;
  • Beli paket suntik immune booster atau suntikan dan infus lainnya dengan dokter berpengalaman dengan promo New Year New You HDmall;
  • Klik untuk membeli asupan suplemen dan vitamin dari rumah Anda melalui HDmall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD;
  • Gunakan fitur chatuntuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda. Terlepas dari seperti apa pun kondisinya, imun tubuh tetap perlu dijaga supaya tidak mudah sakit.

Selain dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi setiap hari, beberapa orang terkadang membutuhkan immune booster injection untuk bantu dongkrak daya tahan tubuh. Nah, yang jadi pertanyaan, kapan seseorang memerlukan suntik immune booster?

 

Apa itu suntik immune booster?

Suntik immune booster adalah proses penyuntikan atau injeksi yang berfungsi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar kuat melawan infeksi dan tidak mudah sakit. Cairan yang umum digunakan adalah vitamin C dengan konsentrasi beragam, mulai dari 500 miligram hingga 1 gram.

Immune booster injection dilakukan dengan cara menyuntikkan vitamin C ke dalam tubuh melalui intravena (lewat pembuluh darah), bukan intramuskular (lewat otot). Lokasi penyuntikan tergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing orang.

Vitamin C merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan agar tubuh bisa beraktivitas dengan normal dan penuh energi. Ketika sedang sakit, jenis vitamin yang larut air ini mampu melawan patogen dan meningkatkan aktivitas pembersihan zat oksidan pada kulit sehingga berpotensi melindungi tubuh dari stres oksidatif.

Kalaupun tidak sedang sakit, vitamin C akan membuat tubuh Anda tetap sehat dan berenergi. Bersama dengan vitamin dan mineral lainnya, vitamin C akan membersihkan racun dalam tubuh sekaligus mengoptimalkan fungsi organ-organ tubuh lainnya.

Selain itu, vitamin C diketahui dapat membantu mengurangi risiko flu hingga 50%. Studi menunjukkan bahwa konsumsi setidaknya 200 mg vitamin C per hari dapat mengurangi durasi gejala flu hingga 8% pada orang dewasa dan 14% pada anak-anak. Dengan kata lain, orang yang sedang flu, tetapi berkecukupan vitamin C, bisa sembuh 1-1,5 hari lebih cepat daripada orang yang kekurangan vitamin C.

Tak hanya berisi vitamin C, suntik immune booster terkadang juga dikombinasikan dengan vitamin B kompleks. Gabungan dari beberapa vitamin B sekaligus semakin memperkuat daya tahan tubuh agar bisa bertahan dari serangan kuman penyakit.

Sumber : Honest Docs

0 Komentar